Pelatih Madura United Kritik Kinerja Wasit Usai Tumbang dari Persebaya Surabaya
Di Halaman Ini
Poin Penting
- ›Ze Gomes mengkritik keras performa wasit yang dinilai merugikan Madura United saat kalah 1-3 dari Persebaya Surabaya.
- ›Pelatih asal Portugal itu menyoroti inkonsistensi pelanggaran dan keputusan penalti meski wasit telah meninjau VAR.
- ›Madura United sempat menyamakan skor pada babak kedua sebelum kartu merah Monteiro menyulitkan tim mengembangkan laga.
- ›Pelatih Persebaya Bernardo Tavares memuji intensitas permainan skuadnya meski bermain di bawah kondisi fisik belum optimal.
Kekecewaan mendalam diungkapkan pelatih Madura United, Ze Gomes, terhadap kepemimpinan perangkat pertandingan setelah timnya menelan kekalahan 1-3 saat bertandang ke markas Persebaya Surabaya pada laga pekan ketujuh Super League di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Sorotan Ze Gomes terhadap Keputusan Wasit dan Penggunaan VAR
Juru taktik asal Portugal tersebut menilai performa pengadil lapangan berada di bawah standar dan merugikan timnya dalam momen-momen krusial pertandingan. Menurut Ze Gomes, keputusan wasit tidak konsisten dalam menilai pelanggaran yang terjadi di atas lapangan, termasuk vonis penalti yang diberikan kepada tuan rumah setelah melalui peninjauan Video Assistant Referee (VAR).
"Hari ini tim wasit tampil sangat buruk. Sangat, sangat buruk. Ada hari-hari seperti ini, dan saya berharap pada pertandingan berikutnya mereka bisa tampil lebih baik," ujar Ze Gomes dalam sesi konferensi pers usai laga.
Ia menambahkan kritik tajam mengenai fungsi teknologi pembantu wasit tersebut. "VAR ada untuk membantu wasit, tetapi wasit hari ini tidak mau dibantu," tegasnya.
Evaluasi Jalannya Pertandingan dan Kartu Merah Monteiro
Di luar kepemimpinan wasit, Ze Gomes mengakui Persebaya Surabaya mendominasi permainan pada paruh pertama. Madura United sempat memberikan perlawanan dan bangkit selepas jeda babak pertama hingga berhasil menyamakan kedudukan.
Namun, ritme kebangkitan Laskar Sape Kerrab terganggu drastis setelah kehilangan Monteiro yang menerima kartu merah. Situasi kekurangan pemain membuat langkah tim tamu untuk mengembangkan variasi serangan kian berat.
Meski kecewa terhadap jalannya pertandingan, Ze Gomes menegaskan tidak mempermasalahkan kemenangan sah yang diraih Persebaya. Ia tetap mengapresiasi daya juang dan kerja keras yang ditunjukkan anak asuhnya sepanjang babak kedua serta meminta tim segera berbenah.
Tanggapan Pemain dan Sudut Pandang Pelatih Persebaya
Pemain Madura United, Taufik Hidayat, turut menyampaikan pandangan serupa mengenai sejumlah keputusan pengadil lapangan yang patut dicermati. Kendati demikian, ia menekankan pentingnya evaluasi internal agar tim bisa segera bangkit dan mengamankan poin di pertandingan selanjutnya.
Di kubu lawan, pelatih Persebaya Bernardo Tavares memuji agresivitas serta intensitas permainan skuadnya yang menjadi kunci mengamankan tiga poin penuh di kandang. Tavares menyoroti komitmen para pemainnya yang tetap tampil maksimal meski beberapa di antaranya, termasuk Rivera dan Alex, bertanding dengan kebugaran yang belum mencapai 100 persen akibat cedera.
Pertanyaan Umum
Berapa skor akhir laga Persebaya vs Madura United?
Persebaya Surabaya memenangkan pertandingan dengan skor 3-1 atas Madura United di Stadion Gelora Bung Tomo.
Apa yang dikritik oleh pelatih Madura United Ze Gomes?
Ze Gomes mengkritik kepemimpinan wasit yang dinilai tampil sangat buruk, inkonsisten dalam menilai pelanggaran, serta penggunaan VAR dalam penentuan penalti.
Siapa pemain Madura United yang mendapatkan kartu merah pada laga tersebut?
Pemain Madura United yang diganjar kartu merah pada pertandingan tersebut adalah Monteiro.