Tumbangkan City, Munchen Juara Audi Cup 2013

02 Aug 2013

Audi Cup  slider muenchen manchester city liga dunia  Tumbangkan City, Munchen Juara Audi Cup 2013

Bayern Munchen keluar sebagai juara Audi Cup 2013 setelah mengalahkan Manchester City dengan skor 2-1 di Stadion Alianz Arena, Jumat (2/8/13) dini hari WIB.

Trio gelandang Munchen, Bastian Schweinsteiger, Thiago Alcantara dan Thomas Muler menjadi motor permainan pendek cepat Munchen. Namun meski mendominasi, babak pertama berakhir imbang tanpa gol. City justru unggul lebih dulu di babak kedua lewat Negredo, namun Die Roten membalikkan keadaan lewat Muller dan Mandzukic.

Kedua pelatih sama-sama bereksperimen dengan timnya di awal laga, ini sekaligus untuk mengatasi kelelahan setelah 24 jam sebelumnya bertanding di semifinal. Pelatih Munchen, Josep Guardiola, memasang Javi Martinez sebagai bek tengah bersama Dante, sementara di depan, tak ada penyerang murni. Enam gelandang diturunkan sekaligus, yakni Schweinsteiger, Muller, Alcantara, Robben, Ribery dan Kroos.

Di kubu City, Pellegrini menurunkan pemain-pemain baru seperti Jovetic, Negredo, Fernandinho dan Dedryck Boyata, yang baru pulang setelah dua musim dipinjamkan. Aguero tak bisa main karena cedera lutut sementara Yaya Toure tidak diturunkan untuk memberi kesempatan Fernandinho.

Jalannya pertandingan

City langsung menyerang setelah berhasil merebut bola dari Bayern Munchen, yang mengambil kick off. Umpan satu-dua antara Milner dan Negredo membuka celah bagi Negredo di sayap, namun umpan silangnya jauh dari sasaran.

Namun semenit kemudian, Munchen membalas dengan serangan yang lebih berbahaya. Sebuah serangan balik membuat Ribery berada pada posisi cukup terbuka di tengah kotak penalti. Beruntung bagi City, kiper cadangan Costell Pantilimon tampil gemilang menepis tendangan gelandang Timnas Prancis itu.

Memasuki menit kedelapan, Die Roten mulai menunjukkan dominasinya. Umpan-umpan cepat membuat City terkurung di daerahnya sendiri. Toni Kroos mencoba berspekulasi dari luar kotak penalti namun tendangannya masih bisa ditinju Pantilimon.

Trio gelandang Alcantara, Thomas Muller dan Bastian Schweinsteiger amat solid di lini tengah. Mereka terus mengalirkan bola, membuat City kesulitan mengembangkan permainan.

Menit ke-12, Robben mendapat peluang lewat tendangan bebas, namun bola masih mengarah ke Pantilimon. Peluang kembali didapat Robben pada menit ke-15. Dari sayap kanan, ia memotong ke dalam sebelum melepaskan tendangan. Bola masih jauh dari sasaran.

Serangan demi serangan dibangun Munchen, memaksa City bertahan. Beruntung bagi City, mereka punya pertahanan yang solid. Hingga menit ke-25, kedudukan tetap imbang tanpa gol meski Roben, Schweinsteiger dan Muller bergantian melepaskan tembakan.

Menit ke-28, Robben kembali membuka peluang. Ia mengulang aksinya menusuk ke kotak penalti lewat sayap. Kali ini lebih baik, tendangannya mengarah ke gawang, meski masih bisa ditepis Pantilimon.

Uletnya lini tengah Munchen membuat City menyerang lewat umpan-umpan langsung dan serangan dari sayap, dimotori Gael Clichy dan Samir Nasri.

City baru bisa balas menyerang pada menit ke-37. Gael Clichy mencoba berspekulasi dari luar kotak penalti, namun tendangannya masih jauh di atas mistar.

The Citizens mendapat peluang yang lebih baik lagi di menit ke-43. Umpan silang Nasri berhasil ditanduk Negredo, namun kiper Manuel Neuer dengan cekatan menangkapnya. Ini adalah peluang terbaik City sejauh ini. Babak pertama berakhir dengan kedudukan imbang tanpa gol.

Di babak kedua, City mendapat peluang emas tiga menit setelah wasit meniup peluit. Terobosan Clichy diterima Nasri di kotak penalti, namun Neuer dengan sigap menutup ruang tembaknya.

Munchen berusaha mengembangkan kembali dominasinya di babak pertama dengan memainkan umpan-umpan pendek. Namun upaya tersebut tak mudah dilakukan karena City terus menekan.

Menit ke-54, Nasri melepaskan umpan silang matang. Di depan gawang, tandukan Negredo justru mengarah tepat ke pelukan Neuer.

Gol pembuka akhirnya tercipta pada menit ke-61. Negredo berhasil melepaskan diri dari jebakan offside untuk menerima terobosan Nasri. Dengan tenang, ia menceploskan bola ke tengah bawah gawang, sedikit di samping Neuer yang terkecoh. Kedudukan 1-0 untuk City.

Sayang bagi The Citizens, keunggulan tersebut tak bertahan lama. Menit ke-65, Zabaleta melakukan handball di kotak penaltinya sendiri. Protes dilontarkan pemain City terhadap wasit Wolfgang Stark namun Sang Pengadil tetap tak bergeming menunjuk titik putih.

Thomas Muller, yang didapuk sebagai eksekutor, sukses mengecoh Pantilimon untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Hanya 10 menit berselang, Munchen mencetak gol kedua untuk menyamakan kedudukan. Pemain pengganti, Mario Mandzukic, berhasil mengonversi umpan Muller menjadi gol. Tampilan papan skor berubah menjadi 2-1.

Die Roten kian percaya diri setelah berhasil membalikkan keadaan. Mandzukic nyaris memperbesar keunggulan timnya pada menit ke-80. Tendangannya hanya menerpa tiang.

Tiga menit jelang laga usai, City mendapat peluang lewat serangan balik. Dzeko berhasil menerobos ke kotak penalti namun Neuer dengan cekatan menepis tendangannya. Kedudukan 2-1 untuk Munchen bertahan hingga laga usai.

Bayern MunchenManuel Neuer; Phillip Lahm (Mitchell Weiser 89’), Javi Martinez (Daniel van Buyten 72’), Dante (Jerome Boateng 72’), David Alaba; Bastian Schweinsteiger (Jan Kirchoff 62’), Thomas Muller, Thiago Alcantara (Xherdan Shakiri 55’); Arjen Robben (Mario Mandzukic 55’), Franck Ribery, Toni Kroos (Rafinha 58’). Pelatih: Josep Guardiola.

Manchester CityCostelPantilimon; Pablo Zabaleta, Vincent Kompany, Dedryck Boyata, Gael Clichy; James Milner, Fernandinho, Gareth Barry (Yaya Toure 46’), Samir Nasri; Stefan Jovetic (Jesus Navas 46’), Alvaro Negredo (Edin Dzeko 74’). Pelatih: Manuel Pellegrini.

Follow @kabarbolanet untuk mendapatkan update kabar bola terbaru.